Saat anak beranjak dewasa tentu seperti sebuah keharusan jika ia harus memiliki kamar sendiri. Hal ini yang terkadang membuat orang tua bingung untuk mendesain kamar anak mereka. Tak jarang warna hingga dekorasi harus disesuaikan dengan keinginan anak.

Anak-anak pun sudah mulai mempunyai selera warna sampai karakter yang diidolakannya. Maka artikel kali ini akan membahas referensi ide interior kamar anak yang tetap bergaya dan tidak kekanak-kanakan. Hal ini tentu menjadi sebuah persiapan bagi orang tua apabila anaknya sudah mulai menginjak masa anak-anak atau melewati masa kanak-kanak.

Sumber IG @yanti_aqsa
Sumber IG @yanti_aqsa

Pada Usia Berapa Dilakukan Pemisahan Kamar Anak ?

Pemisahan kamar anak dilakukan pada usia 7 tahun atau 10 tahun sesuai sebuah hadis riwayat Abu Daud (sumber: bincangsyariah.com).

Rasulullah SAW. bersabda, “Perintahkan lah anak-anak kalian untuk Sholat ketika mereka umur tujuh tahun, dan pukul lah jika mereka telah berumur sepuluh tahun, dan pisahkan tempat tidur mereka.” (HR. Abu Daud)

Pada perintah memisahkan tempat tidur pada hadis di atas, Rasul memang tidak menjelaskan pada umur berapa tepatnya itu harus dilakukan. Lalu dari umur berapa sebaiknya mulai memisahkan tempat tidur mereka?

Imam Asy-Syaukani dalam Nailul Authar menjelaskan sebagian ahli fiqih berpendapat bahwa perintah memisahkan tempat tidur diberlakukan pada umur sepuluh tahun ada pula yang berpendapat justru sejak sang anak umur tujuh tahun.

Lebih lanjut Imam Ibnu Rusy dalam al-Muqadimat juga menjelaskan:

“Tempat tidur anak-anak mulai dipisahkan, dikatakan sebagian ulama; pada umur tujuh tahun saat mereka mulai diperintahkan untuk Sholat, dan ada pula yang mengatakan; pada usia sepuluh tahun ketika mereka dididik melakukan Shalat demikian berdasarkan dhahir hadis. Dan jangan mencampurkan dua anak laki-laki dan dua anak perempuan yang telanjang dalam satu selimut.”

Menurut Ibnu Rusyd, “Pendapat yang mengatakan bahwa pemisahan tempat tidur sejak umur tujuh tahun karena pada usia tersebut bisa dikatakan sebagai akhir masa kanak-kanak, ditandai dengan tanggalnya semua gigi susu dan telah berganti dengan gigi tetap. Sementara itu, pendapat yang mengatakan pemisahan dimulai pada umur sepuluh tahun karena biasanya pada usia ini rata-rata mulai tumbuh rasa ketertarikan antar lawan jenis”.

Sumber IG @malindaevi
Sumber IG @malindaevi

Kembali lagi ke topik pembahasan, dengan demikian setiap orang tua dituntut harus melakukan persiapan untuk pemisahan kamar anak. Entah dengan membuat kamar baru atau merubah kamar yang tidak terpakai menjadi kamar anak dengan kamar yang menarik tentunya.

Desain interior kamar anak tentu berbeda dengan kamar orang dewasa. Mendesain kamar anak seperti ada tantangan tersendiri untuk menyelaraskan kemauan si kecil. Meskipun didesain semenarik mungkin tetapi tetap harus mengandung unsur keamanan dan kenyamanan. Namun, hal tersebut tidak membatasi untuk mengeksplor kreatifitas kamar anak.

Ide Interior Gaya Kamar Anak Millennial. Walaupun mengupayakan untuk mendesain kamar anak tetap bergaya, bukan berarti mendekornya terlalu berlebihan sehingga memunculkan kesan norak. Berikut ini desain kamar anak dengan gaya kekinian.

1. Kamar Anak Dengan Gaya Eklektik Penuh Karakter

Untuk mendekor kamar anak tidak harus berpatokan pada standar warna seperti biru, pink, dan sebagainya. Beranikan diri untuk lebih bermain warna dan dekor yang anti mainstream. Kamar anak bisa didesain dengan gaya eklektik mulai dari pengaplikasian warna kamar, furniture, dekorasi tambahan yang boleh mengusung dunia anak dan disandingkan dengan seni artistik.

Sumber IG @kumpulanrumahcantik
Sumber IG @kumpulanrumahcantik

2. Kamar Gaya Minimalis, Modern, Dan Nyaman

Ada baiknya saat mendesain kamar anak tidak menaruh pernak-pernik yang tidak jelas. Barang yang tidak dibutuhkan tersebut dapat mengganggu aktivitas anak. Maka sangat perlu menyediakan kamar gaya minimalis supaya anak dapat mengeksplor apa yang diinginkannya. Kamar anak dapat maksimal meskipun hanya ada beberapa furniture yang simpel dan modern. Untuk tampil lebih elegan warna cat kamar bisa dilengkapi dengan dekorasi yang senada.

Desain Interior Kamar Suami dan Istri

3. Kamar Anak Ala Bohemian

Gaya kamar anak selanjutnya yang tak kalah menarik yaitu ala bohemian. Kamar anak dapat di dekor minimalis ala scandinavian. Untuk memaksimalkan kamar anak maka bisa menambahkan seperangkat meja dan kursi kecil. Peralatan tersebut dapat digunakan anak untuk menggambar ataupun menulis dengan nyaman.

4. Gaya Vintage Pop 

Karakter dari setiap anak menampilkan keceriaan dan penuh warna. Maka tak ada salahnya jika mengusung gaya kamar anak dengan vintage pop. Tampilan semakin eklektik dengan sofa kontemporer. Supaya tampil lebih memukau bisa menambahkan pola polkadot pada sprei dan gorden. Dekorasi kamar yang sesuai dengan keinginan anak dapat meningkatkan semangat dan berimajinasi.

5. Gaya Kamar Yang Magis

Jika anak menyukai kisah fiksi, maka tak ada salahnya mendesain dengan nuansa negeri antah berantah. Dinding kamar anak bisa menggunakan pola pepohonan hutan, tempat tidur dengan nuansa antik dan unik. Selain itu, bisa menambahkan dekorasi yang senada untuk membuat kamar semakin menawan. Tentu anak bisa nyaman dan membangkitkannya untuk berimajinasi.

Sumber IG @cutehomebykenz
Sumber IG @cutehomebykenz

6. Gaya Kamar Yang Fun Tetap Stylish

Selain memperhatikan gaya kamar anak, sebaiknya masukkan pula unsur fun. Hal tersebut penting supaya anak dapat menjadikan kamarnya untuk bermain. Barang penunjang lainnya yang perlu ada seperti meja dan kursi untuk anak belajar dengan nyaman di dalam kamarnya. Dengan gaya yang selaras anak akan sangat nyaman berada di dalam kamarnya.

Dari referensi di atas maka gaya kamar anak dapat dipertahankan sampai mereka beranjak dewasa. Namun, perlu ada kesepakatan antara orang tua dan anak untuk mendesain kamar yang bergaya namun tetap nyaman. Gaya kamar anak bisa disesuaikan dengan karakter dan kepribadiannya. Demikian informasi dari Kami, Semoga bermanfaat untuk Anda.